14 June 2009

Ada Apa Dengan BorderLine Personality Disorder (Part 2)

Posted by JengSRI.Com 5 comments

Telah di jelaskan pada postingan yang lalu mengenai symptoms pada Borderline Personality Disorder. Symtomps itu sendiri dapat diketahui gejalanya saat masa menjelang remaja hingga masa menjelang dewasa.

Beberapa hasil dari study riset menemukan tentang faktor dari pada Borderline Personality Disorder ini dipercaya berasal dari:

  • Masa trauma saat kecil seperti sexual abuse, perpisahan (perceraian) orang tua yang menyebabkan si anak terpisah dari salah satu orang tuanya, dan penyiksaan. Ditemukan pula banyak pasien penderita Borderline personality Disorder mempunyai pengalaman perlakuan kasar secara lisan, emosional, dan sexual abuse oleh orang2 terdekatnya sebagai contoh perawat. Biasanya pada diri anak2 sulit untuk menceritakan hal2 ini apabila menimpanya. Apabila orang tua menemukan hal yang tidak wajar pada diri anaknya, jalan terbaik adalah membawa sang anak pada psikiater profesional agar dapat ditanggulangi sejak dini.
  • Faktor yang lain yang menyebabkan BPD berkembang adalah kekerasan fisik yang lebih spesifik. Tidak menutup kemungkinan aspek ini berasal dari lingkungan keluarga sendiri. Seorang profesor psikiater dari Weill Cornell Medical College yang bernama Otto F. Kernberg menformulasikan tentang yang mendasari seseorang menderita BPD adalah masa anak2 yang sering sekali diabaikan.
Selain itu perasaan yang sangat sensitif pada sebuah penolakan adalah merupakan gejala dari pada BPD. Sebaliknya emosional yang dapat terkontrol dengan baik secara negatif tidak termasuk penderita BPD. Pada kasus ini seseorang yang memiliki sensitif penolakan dapat dikatakan positif memiliki BPD.

Borderline Personality Dosorders merupakan sesuatu yang sangat kompleks karena banyak faktor yang melatar belakangi seseorang menderita BPD. Tentunya faktor2 yang disebutkan diatas tidak cukup sebagai pembuktian tentang ciri2 penderita Borderline Personality Disorder. Memperbanyak pengetahuan tentang perkembangan BPD dapat mencegah hal yang lebih parah pada BPD dan tentunya treatmentpun dapat dilakukan lebih mudah.

Sampai jumpa di artikel berikutnya. Adios!


DBLN, 22.10-140609 Baca selengkapnya...

30 April 2009

Ada Apa Dengan Borderline Personality Disorder? (Part 1)

Posted by JengSRI.Com 26 comments

Borderline Personality Disorder ini masuk dalam kategori personality Disorder kelompok B yang sudah dijelaskan pada postingan yang lalu yaitu masuk dalam kelompok pendramatisir atau penuh dengan emosional.

Dideskripsikan juga sebagai seseorang yang memilki gangguan fungsi personality karakteristik yang dalam pada suasana hati (mood). Adapun symptoms yang dari Borderline Personality Disorder bisa dilihat dalam uraian dibawah ini:

  • level pada mood yang tidak biasa. Mood berbeda dengan emosional dan temper. Mood juga bisa mengarah pada hal yang negatif atau positif. Pada symptom Borderline personality ini sulit mengendalikan suasana hati yang sedang terjadi.
  • berpikir extreme tentang baik Vs Buruk, Kuat Vs Lemah, dan sebagainya. Ketidakmampuan mengintregasikan antara pandangan yang baik dan buruk dari keduanya. Disebutkan pula sebagai seseorang yang memiliki 'bad representation'.
  • Ketidakpastian, ketidaknyamanan, ketidakbahagiaan perasaan dalam sebuah relationship. Perhatikan secara seksama jika pasangan anda merasa kecewa jika anda ingin berpergian kesuatu tempat walaupun hanya dalam waktu singkat. Ketidakmampuan mengekspresikan pikiran dan sikap positif terhadap pasangan anda bisa dikatakan sebagai symptom borderline personality disorder.
  • Sikap yang semrawut. Ketidakmampuan mengontrol sikap pada suasana yang ada.
  • Self-Image. Senang menilai dirinya sendiri dan orang lain menurut analisa,pandangan, pengalamannya sendiri ataupun dari yang lain.
Pada beberapa kasus serius juga ditemuka bahwa penderita sudah mengarah pada tingkat Dissociation (sebuah proses mental yang berhubungan dengan pemikiran, perasaan, aksi, memori, dan sense of identity orang tersebut). Pada kasus ini orang tersebut kesulitan untuk menggambarkan keadaan tersebut.

Apa penyebab dampak dari Borderline Personality Disorder dan bagaimana cara memperbaikinya? saya akan kupas pada postingan berikutnya. Adios!

DBLN, 13.16-290409 Baca selengkapnya...

25 April 2009

Paranoid Personality Disorder

Posted by JengSRI.Com 17 comments

Seperti yang pernah saya bahas dalam postingan sebelumnya tentang garis besar pada Personality Disorder . Disebutkan pula bahwa Personality Disorder terbagi menjadi beberapa kelompok. Pada bagian kelompok2 tersebut dibagi menjadi beberapa level dalam Personality Disorder.

Paranoid Personality Disorder yang dikategorikan dalam kelompok bagian A ini dideskripsikan sebagai seseorang yang memiliki kecurigaan yang panjang dan terus menerus serta adanya ketidak percayaan kepada orang lain tanpa alasan.

Seseorang yang memiliki Personality Disorders biasanya akan memiliki pola dan sikap karakteristik maladaptive (adaptasi yang salah) terus menerus. Cara berpikir dan personality ini sudah bisa dilihat sejak masa remaja dan menjelang masa dewasa. Sifat2, sikap dan pemikiran Paranoid Personality Disorder secara signifikan menyebabkan mereka kesulitan dalam sebuah relationship, bekerja dan saat menghadap hal2 yang terjadi dalam kehidupannya.


Dengan kata lain Paranoid Personality Disorder ini memilki hypersensitive yang sangat tinggi, gampang sekali lalai, pengawasan dan kewaspadaan saat berhubungan dengan dunia luar dengan mengemukakan bukti2 yang didapat sebagai pengesahan kecurigaan dan prasangkanya itu. Orang yang memiliki Paranoid Personality Disorder inipun memiliki sikap dan sifat yang sangat curiga terhadap dunia luar dan mempunyai kehidupan yang sangat emosional. Biasanya para Paranoid Personality disorder ini juga tidak memilki kemampuan dalam mengatasi emosional mereka.

Tingkatan pada level Personality Disorder seseorang yang beragam2 (lihat pada bagian2 Personality Disorders) dapat disembuhkan secara total dengan penanganan therapy yang baik dan professional. Hal ini pernah saya posting tentang memilih therapist yang professional.

Perlu diingat pula bahwa Paranoid Personality Disorder mempunyai pengertian yang sangat berbeda dengan Paranoid Schizophrenia. Saya akan bahas tentang Paranoid Schizophrenia setelah selesai mengupas habis tentang Personality Disorders.

DBLN, 21.25-250409
Baca selengkapnya...

 

Feeling Mind Behaviour Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez